Sebagai pedoman, tekanan kompresi mesin biasanya berkisar antara 140 -160 Psi dengan perbedaan antar isi slinder tidak boleh lebih dari 10%." Papar Henry Hutabarat salah satu trainer di perusahaan konsultan otomotif yang jasanya selalu diandalkan oleh beberapa merek besar yang ada di Indonesia.
6. Tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up (service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besar tekanan kompresi 13,5 bar 1,5 bar. 7).
Tekanankompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan . a. Memeriksa busi. b. Tune up. C. Memeriksa aki. d. Memeriksa kepala selinder. e. Memeriksa kopling. 7. Salah satu penyebab tekanan kompresi rendah adalah katup-katup . a. Katup bengkok. b. Katup patah. C. Katup bocor/ tidak rapat. d. Banyak kerak karbon di torak. e. Semua benar
Didalam satu siklus kerja mesin terdapat empat buah proses kerja atau langkah yaitu langkah hisap, langkah kompresi, langkah perjuangan dan langkah buang. Baik pada kendaraan dengan mesin 2 tak atau 4 tak selalu ada empat langkah ini, namun untuk mesin 2 tak pada umunya terdapat satu langkah lagi yaitu langkah bilas.
Tekanankompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan tune up (service berkala). Besarnya tekanan kompresi tergantung dari data masing masing jenis kendaraan yang dikeluarkan dari pabrik. Secara umum besar tekanan kompresi 13,5 bar 1,5 bar.
HpKKD4v. Cara Mudah Mengetahui Kondisi Kompresi Pada Motor – Dari hasil pemeriksaan tekanan kompresi pada cylinder adalah indikator yang bagus tentang kondisi internal mesin. Keputusan untuk membongkar cylinder sering didasari oleh hasil pemeriksaan kompresi, setiap melakukan perawatan/perbaikan bengkel resmi harus membuat catatan perawatan berkala yang mencantumkan juga hasil pemeriksaan kompresi. Spesifikasi tekanan kompresiProsedur pengetesan kompresi Spesifikasi tekanan kompresi Standar Batas 750 – 1200 kPa 650 kPa – 12 kgf/cm2 kgf/cm2 Tekanan kompresi yang rendah dapat menunjukan beberapa kondisi sebagai berikut Dinding cylinder sudah aus Piston atau ring piston sudah ausRing piston macet Kedudukan katup tidak benar Gasket cylinder head rusak Catatan Bila tekanan kompresi kurang dari spesifikasi yang telah ditentukan periksa kondisi mesin sesuai daftar diatas. Prosedur pengetesan kompresi Catatan Sebelum melakukan pengetesan pastikan mur-mur cylinder head sudah dikencangkan sesuai batas kekencangannya yang diijinkan dan katup-katup sudah disetel dengan yang baik Hangatkan mesin sebelum pengetesanPastikan batere Accu dalam keadaan baik Lepas bagian-bagian yang berhubungan dan lakukan pengetesan dengan cara berikut Lepas busi Pasang gauge dan adaptor kompresi pada lubang busi dan kencangkan, pastikan sudah terpasang dengan sempurna Tarik tuas gas hingga penuh Tekan tombol starter dan putarlah mesin beberapa detik, catat hasil pemeriksaan maksimum sebagai nilai kompresi cylinder. Demikianlah pembahasan mengenai Cara Mudah Mengetahui Kondisi Kompresi Pada Motor semoga dengan adanya ulasan tersebut bisa berguna dan bermanfaat bagi anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂
Uploaded byBryan B S Kusoy 100% found this document useful 1 vote4K views3 pagesDescriptionKatupOriginal TitleFungsi celah katupCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document100% found this document useful 1 vote4K views3 pagesFungsi Celah KatupOriginal TitleFungsi celah katupUploaded byBryan B S Kusoy DescriptionKatupFull descriptionJump to Page You are on page 1of 3Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Apakah kamu sudah pernah mendengar compression tester atau alat cek kompresi mobil? Ini merupakan sebuah alat ukur pneumatic yang memiliki fungsi utama alat tes kompresi mobil untuk menentukan bagaimana kondisi mesin kendaraan saat dicek dan hendak digunakan. Tidak heran jika alat cek kompresi mobil ini memiliki peranan yang amat penting pada sebuah mesin kendaraan. Sebab, angka tekanan kompresi yang muncul dalam alat tersebut dapat menjadi standar dan tolak ukur yang menunjukkan apakah mesin kendaraan sedang mengalami masalah atau tidak. Namun bagaimana fungsi dan cara kerja dari alat tes kompresi mobil ini? Simak penjelasannya pada artikel di bawah ini! Ada beberapa fungsi utama yang mendasari mengapa alat cek kompresi mobil Compression Tester menjadi salah satu komponen penting dalam kendaraan bermotor, salah satunya adalah untuk mengetahui besaran tekanan kompresi yang dapat dihasilkan oleh mesin. Hasil tekanan kompresi yang dihasilkan oleh alat inilah yang dapat dijadikan pengukuran untuk mendiagnosa kondisi kendaraan apakah sedang mengalami masalah atau tidak sehingga dapat dikendarai dengan aman dan nyaman. Pada alat ini terdapat sebuah bagian beranama manometer yang dapat berfungsi untuk menampilkan hasil tekanan kompresi kendaraan dan digambarkan dalam satuan bar seperti KPa, kg/cm2, atau Psi. Hasil yang muncul ini dapat kamu bandingan dengan standar asli tekanan kompresi dari kendaraan tersebut dalam kondisi normal. Namun, berapa tekanan kompresi kendaraan bermotor secara umum tentunya akan berbeda-beda tergantung dari jenis kendaraannya ada yang mulai dari 14 untuk mesin bensin serta 15-25 untuk mesin diesel. Cara kerja alat cek kompresi mobil Setelah mengetahui fungsi alat cek kompresi mobil, kamu juga perlu untuk mengetahui cara kerja mesin ini agar dapat mengukur tekanan kendaraan saat dibutuhkan. Sebab, kompresi mesin ini terjadi di kepala ruang bakar dan harus selalu dalam keadaan normal agar mobil dapat dikendarai dengan baik. Hal inilah yang menyebabkan banyak teknisi selalu menggunakan alat tes kompresi mobil untuk mengukur tekanan di dalam mesin agar dapat mendiagnosa masalah yang terjadi pada sebuah kendaraan. Walaupun dapat dilakukan dengan bantuan teknisi di bengkel, tidak ada salahnya untuk mengetahui cara kerja alat cek kompresi mobil ini secara umum, yaitu adalah Menyalakan mesin terlebih dahulu untuk membuat mesin dalam keadaan panas sehingga piston ring mekas dan oli pelumas terdistribusi ke seluruh bagian mesin mobil. Hal ini akan membantu pengukuran menjadi lebih akurat. Lalu matikan mesin jika dirasa sudah cukup panas dan pastikan sudah mencapai suhu maksimal. Kemudian, oil pengapian dan tegangan tinggi busi perlu dilepaskan untuk proses pengukuran tekanan pada mesin. Pastikan untuk melepaskan semua busi dari lubangnya agar tidak terjadi proses pengapian saat mesin dihidupkan. Lepaskan juga sementara kabel utama ke busi dan kumparan. Pasang alat cek kompresi mobil yang memiliki ulir ke bagian lubang busi menggunakan tangan lalu pasang selang penghubungnya dan dikencangkan. Tujuannya agar bagian ulir tidak rusak serta tidak terjadi bocor pada lubang busi. Nyalakan kunci kontak dan mulai tekan gas sehingga mesin berputar sekitar 4-10 putaran sampai hasil pengukuran benar-benar stabil. Hasil pengukuran dapat terlihat pada bagian manometer dan bisa terbaca dengan jarum penunjuk di bagian tersebut. Jika pengukuran tekanan kompresi sudah selesai dilakukan, maka kamu perlu mengembalikan alat tersebut ke posisi awal dengan menekan bagian pressure release button. Selain itu, untuk mendapatkan hasil yang akurat, kamu juga dapat melakukan ulangan pengukuran tersebut sebanyak tiga kali. Apabila angka yang tertera di manometer tetap di bawah standar berarti itu merupakan indikasi adanya masalah atau kebocoran pada bagian mesin. Namun jika hasil pengukuran tersebut di atas standar maka seringkali fenomena ini menunjukkan adanya penumpukan kerak dari hasil proses pembakaran. Berapa tekanan kompresi kendaraan bermotor secara umum Secara umum, tekanan kompresi kendaraan bermotor adalah sekitar 100-140 PSI tergantung dari jenisnya. Akan tetapi, mobil dengan mesin diesel umumnya memiliki standar tekanan kompresi yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan tipe bensin. Mobil dengan mesin diesel umumnya memiliki standar tekanan kompresi antara 275 PSI atau 19 bar hingga 495 PSI atau 34 bar. Hal ini serupa dengan Isuzu Panther L yang memiliki standar tekanan kompresi sebesar 19 bar. Sedangkan untuk truk dan SUV yang merupakan mobil dengan mesin diesel berkapasitas besar ini memiliki nilai kompresi standar sekitar 34 bar. Perbedaan tekanan kompresi antara mesin diesel dan bensin ini umumnya terjadi karena adanya mekanisme pembakaran pada mesin yang berbeda. Sebab, mesin bensin menggunakan busi untuk proses pembakaran sehingga tekanan kompresi hanya bertujuan untuk membuat bensin menjadi lebih mudah untuk terbakar. Sedangkan mobil dengan mesin diesel ini menggunakan self combustion sehingga solar akan terbakar dengan sendirinya akibat suhu di ruang pembakaran yang cukup tinggi. Jadi, agar solar menjadi lebih mudah untuk terbakar dengan sendirinya maka mesin diesel harus meningkatkan suhu ruang bakar dan untuk melakukan hal ini, maka tekanan kompresi akan lebih dimaksimalkan menjadi lebih tinggi juga. Apa tujuan diperlukan tekanan kompresi pada mesin? Ada beberapa tujuan yang mengapa tekanan kompresi pada mesin menjadi sesuai yang sangat dibutuhkan, salah satunya yaitu adalah agar mesin dapat melaju dengan kencang pada performa optimalnya. Sebab, mesin yang berada dalam kondisi diam sebelum berjalan tentu masih dalam keadaan yang dingin sehingga mesin hanya dapat bekerja dan menjadi panas karena terjadi proses pembakaran pada bahan bakar di dalamnya. Selain itu, adanya pemampatan udara pada kegiatan kompresi ini bertujuan untuk meningkatkan tekanan gas didalam silinder. Sebab, saat tekanan mulai meningkat, kekuatan molekul akan membantu untuk menekan dinding atau objek menjadi semakin kuat khususnya pada proses pembakaran di dalam mesin saat mobil hendak dioperasikan. Tips dari Lifepal! Fungsi alat cek kompresi mobil yang paling utama adalah mengetahui besaran tekanan kompresi yang dapat dihasilkan oleh mesin. Jadi kamu bisa mendapatkan diagnosa mengenai kondisi mesin di dalam kendaraan apakah perlu segera dilakukan perawatan atau tidak. Hal ini tentu akan sangat membantu untuk menunjang kenyamanan saat berkendara nantinya. Simak pula ulasan mengenai biaya turun mesin mobil dan juga cara menyetel klep mobil di artikel Lifepal lainnya! Lindungi mobil kesayanganmu selama 24 jam dengan asuransi mobil terbaik. Pilihlah asuransi mobil yang sesuai dengan kebutuhanmu. Simak video di bawah ini untuk mendapatkan tips memilih asuransi mobil terbaik Manfaat memiliki asuransi mobil Biaya servis mobil dan perawatan tentu tidak murah. Jangan sampai biaya servis mobil kesayanganmu justru membebani pengeluaranmu. Manfaatkan asuransi mobil all risk supaya kamu gak perlu pusing lagi dengan tagihan bengkel karena kamu akan terjamin dari biaya perbaikan kerusakan ringan dan berat, bahkan dapat ganti rugi atas kehilangan akibat pencurian. Hitung sendiri berapa kisaran preminya dengan kalkulator premi asuransi mobil Lifepal berikut ini. Setelah menemukan besaran premi asuransi mobil, pilihlah asuransi mobil yang cocok dengan bantuan kuis asuransi mobil terbaik Lifepal di bawah ini. Kalau perlu, tambahan proteksi lainnya seperti asuransi kesehatan untuk menjaga dari risiko biaya berobat di rumah sakit yang mahal di tengah maraknya virus saat ini juga sangat diperlukan. Beli juga polis asuransi jiwa yang akan melindungi kamu dan keluargamu dari beban finansial saat tertanggung meninggal dunia. Seluruh produk asuransi terbaik bisa kamu dapatkan di Lifepal lebih hemat hingga 25%! Yuk, coba gunakan kalkulator menabung Lifepal! Sudah tahu berapa yang harus kamu tabung untuk sesuatu setiap bulannya? Walaupun pemasukan kamu tidak besar, kamu harus berusaha memprioritaskan menabung. Sebab dana tabungan bisa kamu gunakan untuk uang darurat, modal, atau modal usaha. Gunakanlah kalkulator menabung bulanan untuk bantu menghitung besarnya uang yang harus kamu tabung untuk tujuan kamu. Cobalah kalkulator menabung bulanan ini. Gunakan pula kalkulator waktu menabung di bawah ini untuk menghitung waktu menabung yang dibutuhkan untuk mencapai target nilai akhir tabungan. Cek uang pertanggungan asuransi kamu Uang pertanggungan adalah sejumlah uang yang akan cair jika terjadi risiko meninggal dunia. Produk asuransi umumnya akan memberikan uang pertanggungan asuransi UP. Nilai uang pertanggungan adalah hasil perhitungan Nilai Hidup Manusia. Jika kamu ingin mengetahui berapa besarannya, manfaatkan kalkulator nilai hidup manusia berikut ini untuk menghitungnya Perlu kamu ketahui, asuransi memiliki sejumlah risiko, terutama mengenai risiko kerugian investasi. Jika produk yang kamu pilih berbentuk unit link, maka ada risiko kerugian investasi di dalamnya. Artinya, ada kemungkinan kamu perlu membayar premi lebih lama dari ketentuan awal jika terjadi risiko kerugian tersebut. Kalau kamu tidak mengisi ulang saldo unit link yang kosong, bisa-bisa polis kamu lapse. Maka dari itu, pastikan sebelum memilih produknya kamu sudah membaca polisnya secara rinci. Mau cara yang lebih simple? Manfaatkan fitur perbandingan asuransi terbaik di Lifepal! Simak video di bawah ini untuk mendapatkan tips memilih asuransi jiwa terbaik Pertanyaan seputar alat cek kompresi mobil Berapa tekanan kompresi kendaraan bermotor?Secara umum, nilai tekanan kompresi kendaraan bermotor adalah 7-9 kg/cm² hingga 12 kg/cm² untuk standar pabrik normal. Jika nilai kompresi tersebut kurang dari angka tersebut maka sudah dapat dipastikan bahwa kendaraan akan mengalami mogok. Yuk, cek info selengkapnya di artikel ini. Kenapa penting untuk memiliki asuransi? Apa yang dimaksud dengan alat cek kompresi mobil kompresi tester?Alat cek kompresi mobil kompresi tester merupakan sebuah alat yang dapat digunakan oleh pengguna kendaraan untuk mengukur seberapa besar tekanan kompresi sebuah mesin. Selain itu, alat ini juga dapat memberikan diagnosa apakah sedang terjadi gangguan pada mesin kendaraan atau tidak.
Tekanan kompresi pada mesin 4 tahap langkah alias 4 tak adalah sangat penting, karena berhubungan dengan kondisi kesehatan pada mesin itu sendiri. Pemeriksaan tekanan kompresi mesin dapat memberitahukan kita apakah isi silinder mesin masih dalam keadaan baik atau tidak. Sebuah mesin pada dasarnya adalah sebuah pompa udara bertekanan dengan tenaga sendiri, sehingga harus mempunyai tekanan kompresi yang baik agar dapat bekerja dengan efisien, rendah emisi dan dapat hidup dengan mudah. “Sebagai pedoman, tekanan kompresi mesin biasanya berkisar antara 140 -160 Psi dengan perbedaan antar isi slinder tidak boleh lebih dari 10%.” Papar Henry Hutabarat salah satu trainer di perusahaan konsultan otomotif yang jasanya selalu diandalkan oleh beberapa merek besar yang ada di Indonesia. Tekanan kompresi pada mesin mobil tidak boleh mengalami kebocoran Foto Arfian / Masih menurut pria yang kaya pengalaman seputar otomotif ini, tekanan kompresi yang rendah pada salah satu silinder saja merupakan indikasi kebocoran dari exhaust valve. Tekanan silinder yang rendah pada dua silinder yang bersebelahan biasanya disebabkan oleh kerusakan gasket cylinder head. Tekanan kompresi yang rendah pada seluruh silinder pertanda terjadinya keausan pada ring piston dan silinder mesin sehingga mesin perlu dioverhaul. Seroang mekanik sedang mengecek kompresi pada mesin mobil Foto Youtube 1. Lalu Bagaimana Cara Memeriksa Tekanan Kompresi Mesin? Tekanan kompresi mesin dengan dua cara, yaitu secara manual dengan menggunakan compresion gauge atau secara elektronik dengan menggunakan engine analyzer untuk mengukur kompresi saat engine starting mesin hidup, red. Pada pemeriksaan secara elektronik, computer analyser akan memperkirakan tekanan kompresi pada setiap silinder mesin dengan mengukur perbedaan tipis putaran cranking putaran satu kali bandul serta setang piston bergerak naik dan turun, red. Tekanan kompresi mesin dengan dua cara Hasilnya jika dibandingkan dengan pengukuran secara manual akan sama dengan pembacaan compression gauge. Keuntungan pengukuran kompresi secara elektronik adalah dapat dilakukan dengan cepat karena tidak perlu melepas busi dan hasil pengukuran dapat diprint sehingga lebih mudah untk dilihat dan membandingkan besarnya kompresi tiap silinder. >>> Baca juga Cara Memeriksa dan Menambah Oli Power Steering “Silinder mesin dengan tekanan kompresi yang rendah akan mengakibatkan misfire dan memunculkan kode DTC misfire P030X dimana "X" menunjukkan silinder yang mengalami misfire,” tambah Henry lagi. Jika lampu cek engine mobil menyala dan setelah dianalisa menggunakan scantool pada OBD II diagnostic connector menampilkan kode DTC misfire, periksalah tekanan kompresi pada silinder tersebut. Jika tekanan kompresi bagus maka kemungkinan misfire disebabkan oleh masalah pada sistem pengapian dan fuel injector. Saat memeriksa tekanan kompresi secara manual, seluruh busi harus dilepaskan terlebih dahulu. Sistem pengapian harus dinonaktifkan dan throttle dalam posisi terbuka penuh. Kemudian starter mesin selama beberapa detik sambil memperhatikan pembacaan compression gauge yang terpasang di lubang busi. Compression gauge merupakan alat tes kompresi mesin Foto Montirpro Catat tekanan kompresi paling tinggi yang ditunjukkan oleh alat compression gauge dan kemudian lakuakan pengukuran pada silinder yang lain. Kemudian baca dan bandingkan hasil tes kompresi pada seluruh silinder apakah masih masuk spesifikasi lihat spesifikasi yang benar pada buku service manual. 2. Menentukan Kebocoran Kompresi Karena Ring Piston Atau Valve? Jika tekanan kompresi beberapa silinder lebih rendah dari spesfikasi, masukkan oli mesin SAE 30 ke dalam silinder melalui lubang busi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dalam rangka mengetahui apakah kompresi yang rendah tersebut karena ring piston yang aus atau karena kebocoran dari valve. Oli yang dimasukkan ke dalam silinder akan menjadi perapat antara ring piston dan dinding silinder sementara waktu. Ulangi kembali tes kompresi dan bandingkan hasil pengukuran dengan yang pertama. Jika tekanan kompresi hasil pengukuran yang kedua lebih besar dari yang pertama berarti terjadi keausan pada ring piston atau silinder mesin. Namun jika hasilnya tetap sama berarti valve pada silinder tersebut bocor. >>> Klik di sini untuk mengupdate tips dan trik otomotif terbaru lainnya!
Pemeriksaan Tekanan Kompresi Untuk Memeriksa Komponen Mekanikal Mesin Pemeriksaan tekanan kompresi mesin dapat memberitahukan apakah silinder mesin masih dalam keadaan baik. Sebuah mesin pada dasarnya adalah sebuah pompa udara dengan tenaga sendiri, sehingga harus mempunyai tekanan kompresi yang baik agar dapat bekerja dengan efisien, rendah emisi dan dapat hidup dengan mudah. Sebagai pedoman, tekanan kompresi mesin biasanya berkisar antara 140-160 Psi dengan perbedaan antar silinder tidak boleh lebih dari 10%. Tekanan kompresi yang rendah pada satu silinder saja merupakan indikasi kebocoran dari exhaust valve. Tekanan silinder yang rendah pada dua silinder yang bersebelahan biasanya disebabkan oleh kerusakan gasket cylinder head. Tekanan kompresi yang rendah pada seluruh silinder pertanda terjadinya keausan pada ring piston dan silinder mesin sehingga mesin perlu dioverhaul. Tes Kompresi Bagaimana Cara Memeriksa Tekanan Kompresi Mesin Tekanan kompresi mesin dengan dua cara, yaitu secara manual dengan menggunakan compresion gauge atau secara elektronik dengan menggunakan engine analyzer untuk mengukur kompresi saat starting. Pada pemeriksaan secara elektronik, computer analyzer memperkirakan tekanan kompresi pada setiap silinder mesin dengan mengukur perbedaan tipis putaran crangking. Hasilnya jika dibandingkan dengan pengukuran secara manual akan sama dengan pembacaan compression gauge. Keuntungan pengukuran kompresi secara elektronik adalah dapat dilakukan dengan cepat karena tidak perlu melepas busi dan hasil pengukuran dapat diprint sehingga lebih mudah untuk dilihat dan membandingkan besarnya kompresi tiap silinder. Silinder mesin dengan tekanan kompresi yang rendah akan mengakibatkan misfire dan memunculkan kode DTC misfire P030X dimana "X" menunjukkan silinder yang mengalami misfire. Jika lampu cek engine mobil menyala dan setelah dianalisa menggunakan scantool pada OBD II diagnostic connector menampilkan kode DTC misfire , periksalah tekanan kompresi pada silinder tersebut. Jika tekanan kompresi bagus maka kemungkinan misfire disebabkan oleh masalah pada sistem pengapian dan fuel injector. Saat memeriksa tekanan kompresi secara manual, seluruh busi harus dilepaskan terlebih dahulu. Sistem pengapian harus dinonaktifkan dan thrttle dalam posisi terbuka penuh. Kemudian starter mesin selama beberapa detik sambil memperhatikan pembacaan compression gauge yang terpasang di lubang busi. Catat tekanan kompresi paling tinggi yang ditunjukkan oleh alat compression gauge dan kemudian lakuakn pengukuran pada silinder yang lain. Kemudian baca dan bandingkan hasil tes kompresi pada seluruh silinder apakah masih masuk spesifikasi lihat spesifikasi yang benar pada buku service manual. Menentukan Kebocoran Kompresi Karena Ring Piston Atau Valve...? Jika tekanan kompresi beberapa silinder lebih rendah dari spesfikasi, masukkan oli mesin SAE 30 ke dalam silinder melalui lubang busi untuk melakukan pemeriksaan lanjutan dalam rangka mengetahui apakah kompresi yang rendah tersebut karena ring piston yang aus atau karena kebocoran dari valve. Oli yang dimasukkan ke dalam silinder akan menjadi perapat antara ring piston dan dinding silinder sementara waktu. Ulangi kembali tes kompresi dan bandingkan hasil pengukuran dengan yang pertama. Jika tekanan kompresi hasil pengukuran yang kedua lebih besar dari yang pertama berarti terjadi keausan pada ring piston atau silinder mesin. Namun jika hasilnya tetap sama berarti valve pada silinder tersebut bocor. Ada masalah dengan mobil Anda...?? Butuh Bantuan...??? Silahkan hubungi kami..!!
tekanan kompresi kendaraan bermotor diperiksa setiap pekerjaan